Recent Posts

Kamis, 30 Juni 2011

Cinta sejati

Cinta sejati. Apa itu cinta sejati ? Itu yang sering aku tanyakan dulu. Apakah ada cinta sejati di dunia ini ? Sejuta pertanyaan muncul dalam benakku. Aku penasaran. Aku pikir cinta sejati itu adalah ketika kita mencintai seseorang sampai mati.
Saat itu aku sedang menyukai seorang perempuan. Dia teman sekolahku. Dan sekelas denganku. Aku coba mencintainya, setulus hatiku. Namun rupanya dia belum menunjukan bahwa dia membalas cintaku, dan terus aku tunggu.
Bisa dibilang saat itu cintaku bertepuk sebelah tangan. Dan akhirnya aku sadar kalau dia tidak mencintaiku. Aku menyerah. Aku pikir dia bukan cinta sejatiku. Yah, tak apa aku pikir. Wanita di dunia masih banyak.
Beberapa bulan kemudian, aku bertemu seorang wanita. Wanita cantik yang selalu dihiasi kerudung kerudungnya. Aku mulai suka padanya. "Apakah ini cinta sejatiku ?" Tanya ku kembali pada hati ini.
Aku coba mendekatinya. Aku coba mencari tahu siapa namanya. Singkat cerita kita kenalan. Dia memberi respon positif, senang sekali rasanya. Lama kelamaan cinta tumbuh antara kita berdua. Dia juga mencintaiku. Aku sangat bahagia. "Berarti dialah cinta sejatiku, karena dia juga sama mencintaiku" Pikirku saat itu.
Read More

Rabu, 29 Juni 2011

SNMPTN 'Membunuhku' !!

Tak diherankan lagi mulai tadi malam, 29 Juni 2011 tepatnya jam tujuh malam, ada ribuan orang yang senang dan frustasi juga ‘semangat’. Karena apa ? SNMPTN !!

Pertama, Mereka yang senang karena mereka telah berhasil di terima di perguruan tinggi yang mereka tuju. Mereka sangat senang karena usaha mereka yang hingga berlarut larut ternyata membuahkan hasil. Dan mereka juga bisa membuat bangga orang-oranbg sekitar. Oke ini tak usah di bahas terlalu jauh.

Kedua, mereka yang frustasi. Sunggu mengenaskan memang. Setelah berusaha mati-matian dan memiliki harapan tinggi pada SNMPTN, nyatanya tidak diterima. Merasa malu pada orang tua, teman-teman dan orang terdekat lainnya. Mereka merasa dunia sudah berakhir, jalan sukses tertutup. Alasan hidup berakhir. Merekalah orang yang merugi.

Ketiga, mereka yang 'semangat'. Tapi mereka semangat bukan karena lolos di SNMPTN, tapi karena tidak diterima. ‘Lho’ kok ?. Iya, mereka yang tidak lolos memiliki semangat baru. Mereka tahu, mereka bukan gagal, hanya saja belum berhasil. Setelah merasa sakit hati sejenak karena tak diterima, mereka tergugah. Mereka mulai berusaha menguatkan diri dengan segenap kekuatan mereka.
Mereka mulai melihat jauh ke depan. Jalan sukses masih banyak, mereka tahu, mungkin ini karena kesalahan mereka yang kurang serius, atau mereka kurang berdoa atau mungkin mereka sadar karena memang bukan lewat jalan ini mereka ditakdirkan Allah untuk sukses.

Ya, mereka bangkit dan berusaha menguatkan diri masing-masing. Mereka mulai memutar otak, mencari jalan lain menuju sukses. Seperti Thomas Alfa Edisson yang gagal puluhan kali ketika berusaha menemukan lampu, tapi nyatanya ia berhasil ! dan karena itulah mereka termasuk orang yang beruntung.

Kawan, bagaimana dengan kita ? Kita termasuk ‘mereka’ yang mana ? yang pertama, kedua atau ketiga !! Jika termasuk ‘mereka’ yang kedua cepatlah mengambil tindakan. Kita contoh ‘Mereka’ yang ketiga. Kita gali lagi lebih dalam potensi kita, tumbuhkan kembali motivasi hidup seperti saat belajar mati-matian untuk SNMPTN. Yakin Allah masih memberikan jalan bagi kita. Jalan menuju sukses.


Kutipan film The Warrior’s Way :
“Apakah aku menang ?” Tanya Lyne pada Yang sang warior ketika sedang berlatih. “Tidak, kamu belum menang selama musuhmu belum mati”

Bisa dimengerti, selama jantung kita masih berdetak, hidung masih dapat bernafas, denyut nadi masih terasa, kita belum kalah!! Kita masih bisa menang. Kita masih bisa sukses. Kita masih bisa meraih mimpi kita yang tertinggal. Dan kita bisa jika kita pikir bisa dan kita terus berusaha !! Jangan biarkan SNMPTN membunuhmu !
Read More

Rabu, 01 Juni 2011

Maafkan Aku Cinta..

Mencintai. Setiap orang pasti pernah mengalaminya. Entah pada manusia atau barang bahkan Tuhannya. Itu wajar, karena memang sudah fitrahnya. Huff… tapi, sering kali cara kita mencintai salah. Menyimpang dari ajaran agama. Sama seperti yang aku alami dulu.

Aku dipertemukan oleh seorang wanita ketika ada kegiatan. Dia tampak cantik dengan muka manisnya dan terlihat sholehah dengan jilbabnya yang putih. Itu wanita pujaanku ! pikirku saat itu. Aku dan dia mulai akrab, layaknya seorang teman yang sudah kenal lama.

Hari-hari ku lalui. Aku jatuh cinta padanya ! pikirku. Setiap hari kita sms-an. Bertanya hal-hal yang tidak penting. Sangat tidak penting ! Ku pikir, dia juga menyukaiku. Mungkin ? aku menebak dari gerak-gerik dan sikapnya yang berbeda saat bertemu denganku. Ah, lagi-lagi godaan pikirku. Tapi, aku juga mencintainya. Aku menyayanginya. Aku menyukainya. Ini kesempatan !

Read More

About Me

Popular Posts

Designed By Seo Blogger Templates